ETOS KERJA DAN KOMPETENSI SOSIAL GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN TERHADAP PEMBENTUKAN MENTAL ANAK USIA DINI DI YAYASAN RUMAH BELAJAR BABA
Abstract
Pembentukan mental anak usia dini sangat dipengaruhi oleh peran guru, terutama dalam konteks Pendidikan Agama Kristen. Etos kerja dan kompetensi sosial guru diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap perkembangan mental peserta didik. Penelitian ini mengkaji pengaruh etos kerja dan kompetensi sosial guru Pendidikan Agama Kristen terhadap pembentukan mental anak usia dini di Yayasan Rumah Belajar Baba. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui angket yang melibatkan orang tua, dan peserta didik. Angket dirancang untuk mengukur tiga variabel: etos kerja (X1), kompetensi sosial (X2), dan pembentukan mental anak (Y). Analisis data dilakukan menggunakan software statistik untuk menguji validitas, reliabilitas, dan hubungan antar variabel melalui analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja dan kompetensi sosial guru memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap pembentukan mental anak, dengan nilai pengaruh mencapai 96,4%. Uji validitas dan reliabilitas juga menunjukkan bahwa semua indikator dalam angket valid dan reliabel. Temuan ini menegaskan pentingnya peran etos kerja dan kompetensi sosial guru dalam membentuk mental anak usia dini, serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan strategi pendidikan yang lebih efektif di Yayasan Rumah Belajar Baba.
Full Text:
PDFReferences
Astika, Made, and Selvianty Sari Bunga. “Hubungan Kompetensi Sosial Guru Kristen Terhadap Perkembangan Karakter Siswa: Tantangan Pendidikan Kristen Dalam Mencerdaskan Youth Generation.” Jurnal Jaffray 14, no. 1 (2016): 63–76.
Cherrington, David J, and J Lynn England. “The Desire for an Enriched Job as a Moderator of the Enrichment—Satisfaction Relationship.” Organizational Behavior and Human Performance 25, no. 1 (1980): 139–159.
Desmita, Desmita. “Revolusi Mental Dan Revolusi Etos Kerja: Upaya Membangun Bangsa Indonesia Yang Lebih Bermartabat.” Ta’dib 18, no. 1 (2016): 1–12.
Dewi, Luh Ayu Purnami. “Peranan Orang Tua Dalam Pembentukan Karakter Dan Tumbuh Kembang Anak.” Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 2, no. 2 (2017): 83–91.
Gule, Yosefo. “Pentingnya Kompetensi Sosial Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Meningkatkan Motivasi Siswa Belajar Pendidikan Agama Kristen.” Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja 5, no. 1 (2021): 89–104.
Hidayah, Hanif Nur, and Budi Santoso. “Motivasi Dan Disiplin Kerja Sebagai Determinan Etos Kerja Guru.” Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran 5, no. 2 (2020): 202–213.
Manik, Resmin, and others. “Implementasi Pemberian Reward Dan Punishment Untuk Meningkatkan Etos Kerja Guru.” Jurnal Masalah Pastoral 7, no. 0–1 (2019): 70–85.
Petty, Gregory C, and Roger B Hill. “Work Ethic Characteristics: Perceived Work Ethics of Supervisors and Workers.” Journal of Industrial Teacher Education 42, no. 2 (2005): 5–20.
Prasasti, Suci. “Etos Kerja Dan Profesional Guru.” JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan Dan Pengajaran) 3, no. 2 (2017).
Puspita, Shinta Mutiara. “Kemampuan Mengelola Emosi Sebagai Dasar Kesehatan Mental Anak Usia Dini.” SELING: Jurnal Program Studi PGRA 5, no. 1 (2019): 85–92.
Puspitasari, Putri, Amir Hamzah, and Tastin Tastin. “DEVELOPMENT OF CULTURAL DIVERSITY SUBTHEME TEACHING MATERIALS FOR CLASS IV TO INCREASE THE EFFECTIVENESS OF THEMATIC LEARNING BASED ON LOCAL WISDOM IN BANGKA BARAT.” AULADUNA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam 9, no. 2 (2022): 217–227.
Slamet Riyanto. METODE RISET PENELITIAN KUANTITATIF. Yogyakarta: CV Budi Utama, 2020.
Suminar, Dewi Retno, and H Hamidah. “Membangun Kesehatan Mental Anak Usia Dini Dengan Pengasuhan Positif.” Indonesia Berdaya 2, no. 1 (2021): 13–20.
Tuti Ariawan. METODOLOGI PENELITIAN PENDIDIKAN. Penerbit Tahta Media Group, 2021. https://books.google.co.id/books?id=Bcs5EAAAQBAJ.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

