PENDEKATAN KONTEKSTUALISASI TERHADAP KRISTEN NOMINAL

Manner Saragih, Jandri Roynando Sihite

Abstract


Disadari atau tidak, kenyataannya terdapat pro-kontra terhadap kontekstualisasi misi. Ada di antara kita yang sangat menyetujui kontekstualisasi tersebut, ada pula yang sama sekali menolaknya. Sebenarnya inti dari kontekstualisasi adalah penyesuaian diri atau penyesuaian teologis terhadap realitas budaya tempat kita mengabdi. Dengan kata lain, teologi in loco, teologi inkulturasi, teologi penghinaan, atau teologi mandiri atau teologi pribumi. Jika menelaah Alkitab, kita akan mengetahui bahwa proses kontekstualisasi diprakarsai oleh Tuhan, dimana Dia menyatakan diri-Nya kepada manusia melalui budaya orang-orang yang menerima kabar baik. Oleh karena itu, yang menjadi landasan kontekstualisasi adalah Tuhan dan wahyu-Nya. Mempelajari teologi kontekstualisasi akan sangat membantu para pekerja Tuhan dalam pelayanannya. Oleh karena itu, kita harus lebih peka terhadap budaya lain di mana kita hidup.


Full Text:

PDF

References


Alkitab, LAI 1981

BS Sijabat, Sahabat Gembala, Kebudayaan dan Missi Mei 86,

Darmaputra Eka, Konteks Berteologia di Indonesia, Jakarta BPK 1991

Deane R, Pendekatan Yang Terlupakan

Elefson Todd, Stategi Kepemimpinan Dalam Pelayananan Lintas

Budaya STII Yogyakarta 1997

Hiebert, Paul GS. Atropological Insights For Missionaris, Baker Book

House, Grand-Rapids, Michigan 1981

Lingenfelter GS, Marvin K Mayers ,,Ministering Cross Culturally,

Baker Book House, Grad Rapids, Michigan 1986

Hesesgrave, Edward Rommen, Contextualization, Baker Book House.

Grand-Rapids Michigan 12989

Humble Amy, Perspectives on The World Christian Movemen, STII

Yogyakarta 1997

Octavianus Patrus, Identitas Kebudayaan, YPPII Batu Malang, 1984

Tomatala Y, Theologia Kontekstualisasi (suatu pengantar), Gandum

Mas, Malang 1993.

Winarno Surahmad, Pengantar Penelitian Ilmiah, Bandung Tarsito 1985


Refbacks