BUMI SEBAGAI ANUGERAH DAN AMANAH: EKSPLORASI TEOLOGI TANAH DALAM KEJADIAN DAN IMAMAT BAGI ISU EKOLOGI DI INDONESIA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah konsep teologi tanah dalam Kitab Kejadian dan Imamat serta meninjau relevansinya dalam pengembangan ekoteologi kontekstual di Indonesia. Kajian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya krisis ekologis di Indonesia, seperti deforestasi, kerusakan lingkungan, dan konflik agraria, yang mencerminkan relasi manusia dan alam yang semakin tidak harmonis.
Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif-deskriptif dengan pendekatan teologi biblika. Proses analisis dilakukan melalui penafsiran terhadap teks-teks utama dalam Kitab Kejadian dan Imamat, terutama Kejadian 1–2, Kejadian 12:1–3, serta Imamat 25–26, yang kemudian diperkaya melalui kajian literatur mengenai ekoteologi dan hermeneutika kontekstual Indonesia.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Kitab Kejadian memandang bumi sebagai karunia Allah yang sangat baik, sementara manusia diberi mandat untuk memelihara dan mengelola ciptaan secara bertanggung jawab. Di sisi lain, Kitab Imamat menegaskan bahwa tanah adalah milik Allah, sehingga manusia hanya bertindak sebagai pengelola yang berkewajiban menjaga keseimbangan ekologis melalui prinsip sabat tanah dan tahun Yobel. Penelitian ini juga menemukan bahwa krisis ekologis tidak semata-mata berkaitan dengan persoalan teknis, melainkan berakar pada krisis spiritual dan moral yang dipengaruhi oleh paradigma antroposentris. Dengan demikian, pemahaman tentang bumi sebagai anugerah sekaligus amanah menjadi fondasi penting dalam membangun ekoteologi yang kontekstual di Indonesia.
Berdasarkan temuan tersebut, gereja dan lembaga pendidikan teologi dipandang perlu mengintegrasikan kesadaran ekologis ke dalam spiritualitas, liturgi, dan pendidikan iman sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam merawat ciptaan Allah.
Kata Kunci: Teologi Tanah, Ekoteologi, Krisis Ekologi IndonesiaFull Text:
PDFReferences
Bauckham, Richard. Bible and Ecology: Rediscovering the Community of Creation, 2009.
Boff, Leonardo. Cry of the Earth, Cry of the Poor. Orbis Books, 1997.
Brueggemann, Walter. The Land: Place as Gift, Promise, and Challenge in Biblical Faith. Vol. 1. Fortress Press, 2002.
Budiardjo, Tri. Kasih Dan Kepedulian: Pemikiran-Pemikiran Tentang Teologi Integratif, Pelayanan Holistik, Dan Transformasi. Penerbit Andi, 2024.
Davis, Ellen F. Scripture, Culture, and Agriculture: An Agrarian Reading of the Bible. Cambridge University Press, 2008.
Deane-Drummond, Celia. Eco-Theology, 2008.
Fretheim, Terence E. God and World in the Old Testament: A Relational Theology of Creation. Abingdon press, 2005.
Habel, Norman C. “Readings from the Perspective of Earth” (2000).
Habel, Norman C, and H Paul Santmire. The Season of Creation: A Preaching Commentary. Fortress Press, 2011.
Horrell, David G. The Bible and the Environment: Towards a Critical Ecological Biblical Theology. Routledge, 2015.
Horrell, David G, Cherryl Hunt, and Christopher Southgate. “Greening Paul: Reading the Apostle in a Time of Ecological Crisis” (2010).
Katu, Jefri Hina Remi. “Teologi Ekologi: Suatu Isu Etika Menuju Eskatologi Kristen.” Caraka: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika 1, no. 1 (2020): 2722–1393. https://www.bnpb.go.id/halau-jerebu-keprihatinan-para-.
Keriapy, Frets. “Teologi Multikultural: Kearifan Lokal Sebagai Bentuk Berteologi Dan Berbudaya.” MAGENANG: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2020): 13–29.
Kim, Sebastian C H. Christian Theology in Asia. Cambridge University Press, 2008.
Kohl, Margaret. God in Creation: An Ecological Doctrine of Creation. SCM, 1985.
Manopo, Teny Frans. “Studi Terhadap Filosofi To Sangserekan Dan Implikasinya Bagi Pendidikan Karakter Berbasis Ekoteologis Di Sekolah Minggu Gereja Toraja Jemaat Komba.” Institut Agama Kristen Negeri Toraja, 2023.
McFague, Sallie. “The Body of God: An Ecological Theology” (1993).
Riska (IAKN Toraja). “Ekoteologi Kristen: Teologi Penciptaan Dan Tanggung Jawab Terhadap Lingkungan.” Humanitis 2, no. Table 10 (2024): 4–6.
Safira, Fitranza. “Komunikasi Politik Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Melalui E-Newsleter Dalam Respon Isu Kebakaran Hutan Dan Lahan Indonesia Tahun 2019.” Universitas Katholik Soegijapranata Semarang, 2022.
Silvia, Erlita, and Rio Rocky Hermanus. “Internalisasi Nilai-Nilai Oikumene Gerejawi Dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Makassar.” LOKO KADA TUO: Jurnal Teologi Kontekstual dan oikumenis 2, no. 1 (2025): 13–28.
Stewart, Alexander Coe. “Claus Westermann and His Contributions to Biblical Theology and Form Criticism.” Pillars in the History of Biblical Interpretation, Volume 3: Further Essays on Prevailing Methods (2021): 263.
White Jr, Lynn. “The Historical Roots of Our Ecologic Crisis.” Science 155, no. 3767 (1967): 1203–1207.
Wirzba, Norman. Living the Sabbath (The Christian Practice of Everyday Life): Discovering the Rhythms of Rest and Delight. Brazos Press, 2006.
———. The Paradise of God: Renewing Religion in an Ecological Age. Oxford University Press, 2003.
———. “The Paradise of God: Renewing Religion in an Ecological Age.” Pro Ecclesia 14, no. 1 (2005): 115–116.
Wright, Christopher J H. Old Testament Ethics for the People of God. InterVarsity Press, 2004.
Refbacks
- There are currently no refbacks.


