Makna Holy Club Dan Kasih Karunia Wesleyan: Strategi Misi Wesleyan Terhadap Kelompok Tumbuh Bersama Masa Kini
Abstract
Kelompok tumbuh bersama merupakan sebuah komunitas kecil di mana anggotanya berkumpul secara teratur untuk saling mendukung, memperkuat iman, dan bertumbuh secara rohani bersama. Dengan berbagai tantangannya di masa kini, maka diperlukan strategi misi yang tepat untuk menghadapi tantangan kelompok tumbuh bersama pada masa kini. Pada umumnya, kelompok tumbuh bersama bertujuan untuk memfasilitasi pertumbuhan rohani dan membangun komunitas yang kokoh di antara para anggotanya. Banyak sekali strategi yang dapat diterapkan untuk menjaga keutuhan kelompok tumbuh bersama. Dalam penelitian ini ada dua strategi yang dikaji diantaranya holy club dan kasih karunia berdasarkan pandangan John Wesley. Karena setiap anggota kelompok tumbuh bersama diharapkan untuk menerima kasih yang tidak mereka terima dari lingkungan mereka. Oleh karena itu, penulis dalam artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana holy club dan kasih karunia menurut pandangan John Welsey sebagai strategi misi yang tepat untuk kelompok tumbuh bersama pad masa kini. Hasil dari penelitian ini adalah holy club dan kasih karunia menjadi kedua hal yang tepat sebagai strategi misi, kelompok tumbuh bersama yang menghadirkan kasih karunia adalah kelompok tumbuh bersama yang siap menghadapi tantangan pada masa kini.
Full Text:
PDFReferences
Chilcote, Paul W. “John and Charles Wesley.” Christian Theologies of the Sacraments: A Comparative Introduction (2017): 271–294.
Christian, Diana Leafe. Creating a Life Together: Practical Tools to Grow Ecovillages and Intentional Communities. New Society Publishers, 2003.
Crisp, Kari. John Wesley and Class Meetings: Historical Development, Decline, and Relevance for Today, 2015.
Grimm, Tammie. “Holistic and Holy Transformation: The Practice of Wesleyan Discipleship and Transformative Learning Theory.” University of Manchester, 2017.
Heitzenrater, Richard Paul. John Wesley and the Oxford Methodists, 1725-1735. Duke University, 1972.
Howard, William D. American Crisis: The Collapse of Christian Culture. Ambassador International, 2024.
Hybels, Lynne, and Bill Hybels. Rediscovering Church: The Story and Vision of Willow Creek Community Church. Harper Collins, 1997.
Manakutty, Yunita Rosdiana. “KETAATAN DAN KASIH KARUNIA VERSUS HUKUM DALAM KITAB HAKIM-HAKIM DANRELEVANSINYA BAGI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN.” JRegula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 1, no. 2 (2016): 62–73.
Nurwindayani, Efi. “Memaknai Peran Alkitab Dalam Pertumbuhan Rohani Mahasiswa Kristen Melalui Pemuridan Kontekstual Di Surakarta.” Diegesis: Jurnal Teologi 5, no. 2 (2020): 1–13.
Oord, Thomas Jay. “Love, Wesleyan Theology, and Psychological Dimensions of Both.” Journal of Psychology and Christianity 31, no. 2 (2012): 144.
Panuntun, Daniel Fajar, and Eunike Paramita. “Hubungan Pembelajaran Alkitab Terhadap Nilai-Nilai Hidup Berbangsa Dalam Pemuridan Kontekstual (Kelompok Tumbuh Bersama Kontekstual).” Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika 1, no. 2 (2019).
Rawis, Dani Christian. “KASIH KARUNIA ALLAH DAN RESPON KESETIAAN MANUSIA (STUDI TERHADAP KESETIAAN RUT).” JURNAL RUMEA: Jurnal Pendidikan dan Teologi Kristen 3, no. 2 (2023).
Simatupang, Jhonnedy Kolang. “Strategi PAKEM Dan Teologi Pelayanan Anak Terhadap Pembentukan Perilaku Anak Yayasan Rumah Belajar BABA.” Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama 5, no. 2 (2022): 22–32.
Sukarman, Timotius. Gereja Yang Bertumbuh Dan Berkembang. PBMR ANDI, 2021.
Tahar, Achmad, Pompong B Setiadi, and Sri Rahayu. “Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 Menuju Era Society 5.0.” Jurnal Pendidikan Tambusai 6, no. 2 (2022): 12380–12394.
Warren, Rick. 40 Days of Community: Better Together: What on Earth Are We Here For? Harper Collins, 2010.
Yutersi, Noni, Andreas Fernando, and Analita Analita. “Pengaruh Pendidikan Kristen Melalui Kelompok Tumbuh Bersama Terhadap Pertumbuhan Rohani.” MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2022): 191–199.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

