Panggilan Melayani Tuhan Berdasarkan Kisah Para Rasul 26:12-23 dan Aplikasinya bagi Mahasiswa Teologi

Sampitmo Habeahan, Helen Zalukhu, Estina Marfina Sihombing

Abstract


Theological college is one of the places to make college students growing up and mature. The skill is not enough, because, without maturity, there are many lectures are impossible can be applied in life and servicing. Skill without maturity produces bachelor who does not live in the truth. The presence of someone in this world contained God’s calling to do thing which His will. Paul was known as a apostle called by God to proclaim gospel to another nations/not Jewish (acts 26:20); to be a connection between Jewish and another nations. For this duty, God had prepared before because he received well education in Jewish and Greece. So far, Theological college students understand and respond their calling as Apostle Paul. Therefore, the researcher eagers to discuss about the Calling in Serving God in Paul’s Story” Acts 26: 12 – 23. The research method used qualitative which use literature review and interview. By doing this method can be known the ideal benchmark for theological college students. The calling to serve God not only to achieve theological bachelor but also can apply the calling to serve God.

 

Abstrak

Sekolah Tinggi Theologi adalah tempat untuk menempah Mahasiswa agar bertumbuh dan dewasa menjadi sempurna. Kemampuan saja tidak cukup, karena tanpa kedewasaan yang penuh, mata kuliah yang begitu banyak tak mungkin dapat diintegrasikan dalam kehidupan dan pelayanan praktis. Kemampuan tanpa kedewasaan menghasilkan sarjana yang tidak hidup dalam kebenaran. Kehadiran seseorang di dunia ini terkandung panggilan Tuhan untuk melakukan hal yang dikehendaki-Nya. Rasul Paulus dikenal sebagai Rasul yang dipanggil oleh Tuhan Yesus untuk mewartakan Injil kepada bangsa-bangsa lain/non-Yahudi. (Kis. 26:20); menjadi jembatan antara bangsa Yahudi dengan bangsa-bangsa lain. Untuk tugas ini, Tuhan telah mempersiapkannya sejak awal, sebab ia menerima pendidikan yang baik di kalangan Yahudi dan di kalangan Yunani. Dan sejauh mana Mahasiswa sekolah Tinggi Theologia dapat memahami panggilanya dan menanggapi panggilanya, seperti Rasul Paulus. Karena itu peneliti terdorong untuk membahas tentang Konsep Panggilan Melayani Tuhan Dalam Kisah Paulus “Kisah Para Rasul 26:12-23”. Metode penelitian yang dipakai adalah kualitatif dengan menggunakan studi pustaka dan wawancara. Melalui metode ini dapat diketahui tolak ukur yang ideal pada Mahasiswa STT. Panggilan melayani Tuhan tidak hanya mencapai gelar sarjana theologia, akan tetapi dapat mengaplikasikan panggilan Melayani Tuhan.

 

 


Full Text:

PDF

References


Brink H. V. D. Tafsiran Alkitab Kisah Para Rasul. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008 Dixson, R. Tafsiran Kisah Para Rasul, Surabaya: Yakin, 1981.

Drewes, B. F. Tafsiran Alkitab Kisah Para Rasul, Jakarata: BPK Gunung Mulia, 2014

Eckhad J. Rasul Paulus Sang Misionaris, perjalanan, Strategi, dan Metode Misi Rasul Paulus, Yogyakarta: Andi, 2008.

Han, Tap Un. Problematika Hamba Tuhan, Manado: Yayasan Daun Family, 2004.

http://philadelphia-international.com/sermon%20eddy%20-%20panngilan%20yang%20istimewa.htm#

Mangandar Siringo-ringo, “Kerasulan Paulus Menurut Kisah Para Rasul,” Disertasi, Medan: STT Paulus Medan, 2014

Manurung, Manto. Pentingnya Menyadari Mengapa Harus Melayani TUHAN. Jakarta: Andi, 2010.

Moleong, Lexy.J. Metodologi Penelitian Kulaitatif. Bandung: Rosdakaraya, 2010.

Newman, Jr. Barclay M. Kamus Yunani-Indonesia untuk Perjanjian Baru, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010.

Poerdaminta, S. J. W. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka,1984.

Patterson, Ben. Mastering the Pastoral Role. Manado: Yayasan Daun Family, 2004.

Putera, Eka Darma. Menjadi Saksi Kristus, Jakarata: BPK Gunung Mulia, 2013

Subagyo, Andreas B, Pengantar Risel Kuantitatif &kulaitatif Termasuk Riset Teologia Dan Keagamaan, (Bandung: Yayasan Kalam Hidup, 2004

Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif, Bandung: Alfabeta, 2009.

Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D, Bandung: Alfabeta, 2008

W. J. S. Poerdaminta. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka,1984.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.